5 Fakta Penting Susu Formula yang Wajib untuk Diketahui oleh Ibu
Parenting

5 Fakta Penting Susu Formula yang Wajib untuk Diketahui  oleh Ibu

Saat ini, susu formula seolah sudah menjadi kebutuhan penting untuk bayi. Walaupun ASI memang lebih baik karena memberikan kekebalan pada tubuh, bukan berarti memberikan asupan selain ASI adalah pilihan yang kurang baik.

Memberi susu formula pada bayi dapat dilakukan selama Anda menyusui. Melakukan keduanya bersamaan sangat aman, dan banyak yang memilih cara pemberian asupan makanan secara kombinasi ini, baik karena produksi ASI yang rendah, kenyamanan, atau hanya karena pilihan pribadi.

Sebelum Anda memilih satu produk susu tertentu, sebaiknya cari tahu dulu informasinya sehingga Anda dapat memberikan asupan yang tepat untuk bayi.

Sejumlah Fakta Menarik yang Perlu Diketahui Sebelum Memilih Susu Formula

Terdapat beberapa fakta tentang susu formula yang cukup menarik untuk Anda ketahui. Berikut ini fakta-fakta tersebut:

  1. Tidak ada formula pasti untuk susu formula

Menurut sejarah, susu formula ditemukan pertama kali pada akhir tahun 1800-an. Menariknya, tidak pernah ditemukan formula khusus dalam produk yang satu ini. Sejak dahulu sampai sekarang,  susu tersebut terus mengalami perkembangan dan telah melalui berbagai percobaan untuk menyempurnakannya.

Namun walaupun begitu, belum ada satu susu formula pun yang mampu menandingi kualitas ASI. Susu formula sebenarnya hanya dibuat untuk menyuplai nutrisi tambahan atau pengganti ASI sementara.

  1. Bahan-bahan dasar susu formula merupakan rahasia

Bahan-bahan atau campuran dalam susu formula bayi yang dimiliki oleh setiap produsen tentu berbeda-beda. Bahkan, hal ini menjadi rahasia yang tidak akan diketahui kompetitornya. Tak heran terdapat banyak variasi produk susu di pasaran. Harganya pun dipengaruhi oleh ketersediaan bahan dasarnya. Produk yang sudah puluhan tahun memiliki lebih banyak konsumen.

  1. Perhatikan berbagai bahan yang terdapat didalam produk

Terdapat sejumlah bahan tambahan di dalam susu formula yang perlu Anda tahu, contohnya laktosa (gula susu), fruktosa (gula buah), glukosa, sirup jagung dan sejenisnya. Bahan-bahan tambahan ini sangat perlu untuk diperhatikan, karena tentu akan diolah oleh pencernaan. Maka dari itu, pastikan memberi susu sesuai takaran dan kebutuhan.

Imbangi konsumsi susu formula dengan bahan makanan lain, sehingga nutrisi yang diperoleh untuk bayi akan semakin lengkap.

  1. Produk Susu Dapat Terkontaminasi

Pada saat dalam masa produksi, susu formula mungkin saja dapat terkontaminasi dengan zat lain tanpa disengaja. Beberapa contohnya seperti logam timah, kadmium, aluminium, jejak melamin dan sejenisnya yang dapat mempengaruhi kesehatan ginjal ke depannya.

Selain itu, produk susu juga dapat terkena bakteri jika disimpan dan disajikan dengan kurang hati-hati. Berbeda halnya dengan ASI yang tentunya lebih aman karena diberikan kepada bayi secara langsung. Pemberian ASI dari ibu kepada bayi secara spontan lebih steril dan dapat menjaga kualitas ASI.

Oleh sebab itu, Anda perlu memikirkan dengan matang kurang dan lebihnya memberikan susu formula kepada sang buah hati. Jika memang susu formula menjadi pilihan Anda, maka pilihlah produk yang berkualitas dan semua itu bisa didapatkan dengan berbelanja di https://parenting.orami.co.id/.