9 Penyebab Mastitis pada Ibu Menyusui yang Harus dihindari
Parenting

9 Penyebab Mastitis pada Ibu Menyusui yang Harus dihindari

Mastitis adalah peradangan kelenjar susu yang biasanya disebabkan oleh infeksi. Selain infeksi, penyakit ini juga disebabkan oleh faktor lain seperti saluran ASI yang tersumbat. Mastitis biasanya terjadi pada wanita yang sedang menyusui. Jadi, berikut ini beberapa faktor yang dapat menyebabkan mastitis pada ibu menyusui.

1. Kulit Puting yang Lecet

Kulit puting yang terkelupas atau lecet akan memudahkan bakteri untuk masuk ke dalam payudara ibu yang sedang menyusui. Selain itu, kondisi tersebut juga bisa membuat ibu enggan untuk menyusui bayinya, kedua hal tersebut yang bisa memicu mastitis menyerang ibu yang sedang menyusui.

2. Pengosongan Payudara yang tidak Sempurna

Pada malam hari, tidak jarang ibu menyusui menjadi sangat mengantuk, sehingga ketika bayi ingin menyusu, proses menyusui hanya dilakukan hanya sebentar saja. Sehingga , proses mengosongkan ASI pada payudara menjadi tidak sempurna dan dapat menyebabkan mastitis pada ibu yang sedang menyusui.

3. Frekuensi Menyusui yang Jarang

Ketika seorang ibu jarang menyusui bayinya, atau menyusui hanya untuk waktu yang singkat dan tidak menentu, hal tersebut dapat menyebabkan ibu yang sedang menyusui dapat menderita mastitis atau peradangan payudara. Penumpukan susu yang terjadi dapat menyebabkan peradangan payudara.

4. Jumlah ASI yang Terlalu Banyak

Terlalu banyak ASI yang terdapat pada payudara dapat menyebabkan ASI semakin sering menumpuk. Hal tersebut dapat membuat kelenjar susu menjadi meradang atau mastitis.

5. Pelekatan Bayi yang Kurang Baik

Bayi yang hanya menghisap puting, selain areola (kulit di sekitar puting), dapat menyebabkan puting ibu terjepit di antara gusi dan bibir bayi, sehingga aliran ASI tidak disalurkan dengan sempurna. Kondisi seperti itu dapat menyebabkan peradangan pada payudara ibu yang sedang menyusui.

6. Berhenti menyusui dengan Mendadak

Bayi Anda mungkin merasa lapar saat sedang diajak bepergian, mau tidak mau Anda harus menyusuinya. Namun, jika Anda dengan cepat atau mendadak berhenti menyusui, pengosongan ASI menjadi tidak sempurna dan membuat Anda berisiko lebih besar terkena mastitis.

7. Mengenakan Bra yang terlalu Ketat

Bra yang terlalu ketat dapat menyebabkan tekanan pada puting atau gesekan, yang dapat menyebabkan luka. Ini dapat menyebabkan bakteri dapat masuk dan sehingga menyebabkan mastitis.

8. Menyusui dengan Salah Satu Payudara

Menyusui hanya dengan salah satu bagian  payudara dapat menyebabkan mastitis. Ini karena salah satu payudara yang sering digunakan untuk menyusui mengalami pengosongan total ASI sedangkan payudara lainnya mengalami penumpukan ASI.

9. Malnutrisi dan Merokok

Jika seorang ibu yang sedang menyusui kekurangan gizi, sistem kekebalan tubuhnya akan turun. Sistem kekebalan yang rendah dapat memicu mastitis karena infeksi atau pengosongan ASI yang kurang sempurna. Selain itu asap rokok juga dapat membuat Anda rentan akan infeksi, yang berujung pada penyakit mastitis.

Selain itu 9 penyebab mastitis pada ibu menyusui diatas, kelelahan juga dapat menurunkan daya tahan tubuh terhadap infeksi. Sehingga wanita yang rentan untuk kelelahan sangat rawan menderita mastitis. Alangkah lebih baik jika Anda mengurangi aktivitas yang berlebihan agar tidak mudah lelah.